Budaya Indonesia Menikah Muda

Lukman Marpaung

Budaya Indonesia menikah muda merupakan salah satu hal yang sudah terkenal di seluruh dunia. Dalam masyarakat Indonesia, menikah pada usia muda dianggap sebagai suatu hal yang sangat penting dan diidamkan oleh banyak orang. Berbagai faktor dapat mempengaruhi keinginan orang untuk menikah muda, baik dari sisi budaya, agama, maupun sosial ekonomi.

Faktor Budaya

Sejak dulu, tradisi menikah muda sudah menjadi hal yang umum dalam adat budaya Indonesia. Pada umumnya, menikah muda diartikan sebagai hal yang dianggap sebagai tanda kedewasaan dan kematangan seseorang. Selain itu, menikah muda juga dipercaya dapat memberikan kebahagiaan dalam hidup.

Namun, meskipun dianggap sebagai suatu hal yang positif, menikah muda juga memiliki sisi negatif. Terkadang, pasangan yang menikah terlalu muda belum cukup matang dalam hubungan mereka dan belum siap menghadapi pernikahan yang sebenarnya. Hal ini dapat menyebabkan perceraian pada akhirnya.

Faktor Agama

Di Indonesia, kebanyakan masyarakat beragama Islam. Dalam agama Islam, menikah muda dianggap sebagai suatu bagian dari ketaatan terhadap Tuhan. Beberapa ayat dalam Al-Quran bahkan menganjurkan umat Muslim untuk menikah secepat mungkin setelah mereka merasa cukup matang.

Namun, pada kenyataannya, tidak semua pasangan yang menikah muda sudah cukup matang untuk menghadapi pernikahan yang sebenarnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih pasangan hidup dengan hati-hati dan mempertimbangkan kesiapan diri dan pasangan.

Faktor Sosial Ekonomi

Selain faktor budaya dan agama, faktor sosial ekonomi juga mempengaruhi keputusan seseorang untuk menikah muda. Terutama di daerah pedesaan dan pinggiran kota, masyarakat seringkali menganggap menikah muda sebagai cara untuk memperbaiki keadaan ekonomi keluarga.

BACA JUGA:   Cagar Budaya Karo yang Terletak di Kecamatan Berastagi

Kebanyakan orang di daerah tersebut memiliki pengetahuan yang minim tentang pengaturan keuangan dan pengelolaan keuangan mereka, sehingga mereka lebih memilih menikah muda untuk memperbaiki keadaan ekonomi keluarga mereka.

Namun, faktor sosial ekonomi tidak selalu harus menjadi landasan bagi seseorang untuk menikah muda. Menikah muda bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga.

Penutup

Dalam budaya Indonesia, menikah muda memang merupakan suatu tradisi yang sudah lama merakyat. Namun, tindakan tersebut sebaiknya tidak dilakukan semata-mata karena tekanan sosial atau keinginan untuk menunjukkan kedewasaan.

Sebelum memutuskan untuk menikah, pastikan Anda sudah cukup matang baik secara emosional maupun finansial. Jangan memaksakan diri dan lebih memilih menikah saat Anda dan pasangan sudah benar-benar siap.

Also Read

Bagikan: