Budaya Indonesia Saat Lebaran

Sari Hasanah

Lebaran di Indonesia merupakan momen paling spesial yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia. Momentum lebaran dirayakan dengan meriah sebagai wujud syukur atas berkah yang diberikan oleh Allah SWT selama Bulan Ramadan. Seiring dengan perjalanan waktu, budaya Indonesia saat Lebaran mengalami perubahan dan berkembang, khususnya dalam hal sosial dan kultural.

Persiapan Lebaran

Persiapan Lebaran dimulai jauh sebelum hari raya Idul Fitri tiba. Biasanya, masyarakat Indonesia sudah mulai mempersiapkan diri sejak akhir Bulan Ramadan. Persiapan tersebut mencakup persiapan makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue-kue tradisional seperti nastar, kastengel, dan putri salju. Selain itu, fashion item seperti baju baru, sepatu baru, dan aksesoris juga menjadi bagian dari persiapan Lebaran.

Mudik dan Halal bi Halal

Mudik dan Halal bi Halal adalah dua kegiatan sosial yang menjadi bagian dari budaya Indonesia saat Lebaran. Mudik adalah tradisi melakukan perjalanan pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Halal bi Halal adalah istilah untuk berkumpul bersama setelah Lebaran bertujuan untuk mempererat hubungan antara keluarga, teman, dan rekan kerja.

Shalat Idul Fitri

Salah satu kegiatan paling penting saat Lebaran adalah shalat Idul Fitri. Shalat Idul Fitri di Indonesia diadakan di seluruh mushola dan masjid di Indonesia, termasuk di Monas. Kegiatan yang dibarengi dengan takbiran ini selalu dipenuhi kebersamaan dan kebahagiaan.

Berbagi Takjil dan Zakat Fitrah

Berbagi takjil dan zakat fitrah adalah tradisi sosial yang juga menjadi bagian dari budaya Indonesia saat Lebaran. Takjil dibagikan sebagai makanan kecil untuk memecah saat saat berbuka puasa. Zakat fitrah diberikan pada orang yang berhak menerimanya pada saat Idul Fitri.

BACA JUGA:   Cagar Alam di Sumatra Utara Terdapat di Daerah

Serbuan Diskon

Serbuan diskon menjelang Lebaran tidak bisa dipisahkan dari budaya Indonesia saat Lebaran. Banyak toko dan pusat perbelanjaan memberikan diskon besar-besaran pada saat menjelang hari raya, sehingga masyarakat Indonesia merasa senang dan gembira dengan adanya penawaran diskon.

Kesimpulan

Budaya Indonesia saat Lebaran mengandung banyak makna dan nilai-nilai positif, seperti kekeluargaan, solidaritas, kebersamaan, dan kebahagiaan. Perubahan yang terjadi seiring dengan perjalanan waktu tidak menjadikan budaya tersebut terkikis, justru budaya tersebut berkembang dan semakin menguatkan makna positif yang melekat.

Karangan: 2000 kata

Sub-topik:

  • Persiapan Lebaran
  • Mudik dan Halal bi Halal
  • Shalat Idul Fitri
  • Berbagi Takjil dan Zakat Fitrah
  • Serbuan Diskon

Judul: Menyambut Lebaran: Lima Hal yang Bikin Harimu Semakin Meriah!

Also Read

Bagikan: