Budaya Indonesia Terkait Pola Pangan Masyarakat

Ina Padmasari

Indonesia adalah negeri yang kaya akan budaya dan tradisi. Salah satu aspek terpenting dari budaya Indonesia adalah pola pangan masyarakat. Pola pangan masyarakat mengacu pada cara-cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam memilih, menyiapkan, dan mengonsumsi makanan sehari-hari.

Pentingnya Pola Pangan Masyarakat

Seperti yang kita ketahui, makanan adalah kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu, pola pangan masyarakat sangat penting dalam memenuhi kebutuhan ini. Apabila pola pangan masyarakat tidak sehat, maka akan berdampak pada kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Sumber Pangan di Indonesia

Indonesia memiliki beragam sumber pangan yang berlimpah, seperti beras, jagung, ubi kayu, singkong, ketela pohon, dan masih banyak lagi. Selain itu, Indonesia juga dikenal dengan rempah-rempahnya yang kaya akan rasa dan aroma.

Pola Pangan Tradisional

Meskipun Indonesia telah mengadopsi budaya barat dalam beberapa aspek kehidupan, namun pola pangan tradisional masih banyak dipraktikkan di Indonesia. Pola pangan tradisional ini didasarkan pada makanan yang sehat dan seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, ikan, dan olahan dari kedelai.

Pengaruh Globalisasi

Dalam beberapa dekade terakhir, pengaruh globalisasi mendominasi budaya Indonesia, termasuk di dalamnya pola pangan masyarakat. Masyarakat Indonesia semakin banyak mengonsumsi makanan cepat saji yang memiliki kandungan gizi yang rendah dan bahan tambahan yang tidak sehat.

Mengembalikan Kebudayaan Pangan Tradisional

Dalam rangka mempromosikan pola pangan sehat, masyarakat Indonesia perlu kembali ke kebudayaan pangan tradisional. Pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat perlu bekerja sama dalam menciptakan kesadaran tentang pentingnya pola pangan sehat dan mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai manfaat sebuah pola pangan sehat.

BACA JUGA:   24 Gambar Rumah Adat Bone

Kesimpulan

Dalam dunia yang semakin modern ini, pola pangan sehat menjadi hal yang kian penting dan tidak boleh diabaikan. Sebagai masyarakat Indonesia, sudah sepantasnya kita mempromosikan kebudayaan pangan tradisional yang telah ada sejak jaman dulu untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari kita. Dengan begitu, kita juga bisa memperkuat identitas bangsa dan mewariskan kebiasaan sehat ini kepada generasi berikutnya.

Also Read

Bagikan: