Budaya Rupa Nusantara Indonesia Terbagi Menjadi Beberapa Periode/Masa

Gilang Wijaya

Sebagai negara dengan keberagaman budaya yang kaya, Indonesia memiliki berbagai macam ragam seni yang sangat indah. Dalam sejarah perkembangan budaya rupa di Indonesia, kita akan menemukan bahwa budaya rupa Nusantara terbagi menjadi beberapa periode atau masa. Pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap mengenai setiap periode tersebut.

1. Masa Prasejarah

Masa prasejarah merupakan masa yang terjadi sebelum zaman penjajahan di Indonesia. Pada masa ini, bangsa-bangsa di Nusantara belum mengenal tulisan dan mengekspresikan seni melalui gambar-gambar. Keberadaan seni rupa pada masa ini dapat dilihat pada lukisan-lukisan di goa, dinding gurun, batu ukir, dan patung.

2. Masa Hindu-Buddha

Masa Hindu-Buddha dimulai pada abad ke-4 Masehi hingga abad ke-15 Masehi. Pada masa ini, seni rupa di Indonesia mencapai puncaknya. Aliran seni Hindu dan Buddha sangat mempengaruhi seni rupa pada masa ini. Contohnya ialah candi-candi seperti Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko yang sangat dihormati sebagai tempat pengabdian dan ritual bagi masyarakat Hindu dan Buddha.

3. Masa Islam

Masa Islam dimulai pada abad ke-15 Masehi hingga abad ke-19 Masehi. Pada masa ini, seni rupa Islam masuk ke Indonesia dan berdampingan dengan seni rupa tradisional. Keberadaan seni rupa Islami sangat terlihat pada ukiran kayu dan batik yang memiliki ciri khas islami dan arabesque.

4. Masa Kolonial

Masa kolonial dimulai pada abad ke-19 Masehi hingga abad ke-20 Masehi. Pada masa ini, seni rupa di Indonesia sangat dipengaruhi oleh penjajahan Belanda. Seni rupa pada masa ini terlihat pada lukisan dan gambar yang dibuat oleh seniman-seniman Eropa dan juga seniman Indonesia yang mengikuti aliran seni Eropa.

BACA JUGA:   20 Gambar Rumah Adat Batak Mandailing

5. Masa Modern

Masa modern dimulai pada awal abad ke-20 Masehi hingga sekarang. Pada masa ini, seni rupa di Indonesia mengalami perubahan besar dan terjadi modernisasi yang sangat pesat. Seni rupa pada masa ini terlihat pada lukisan, patung, dan juga seni digital seperti film dan video.

Dalam penutup, dapat dikatakan bahwa setiap masa di dalam perkembangan budaya rupa di Indonesia menghasilkan karya seni rupa yang sangat indah dan memiliki ciri khasnya masing-masing. Seni rupa Nusantara menjadi identitas bangsa Indonesia yang kaya dan mampu memperlihatkan keberagaman dan keindahan di dalamnya. Mari kita lestarikan dan apresiasi seni rupa Nusantara Indonesia.

Also Read

Bagikan: