Festival kuliner mojokerto 2022 – dalam rangka hari jadi

Gundana

TIMESINDONESIA, MOJOKERTO – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan perdagangan (Diskouperindag) Pemerintah Kota Mojokerto (Pemkot Mojokerto) menggelar Festival Kuliner selama satu minggu penuh, dalam rangka memeriahkan HUT ke-104 Mojokerto. Fertival kuliner ini berlangsung mulai  17 Juni 2022 hingga 23 Juni 2022 dan berlokasi di parkir timur Sunrise Mall, Kota Mojokerto.

Kepala Dinas Diskouperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan ada sekitar 60 penjual makanan tradisional khas Kota Mojokerto selama festival. Makanan trasional ini nantunya akan memanjakan lidah masyarakat Kota Mojokerto. 

Advertisement

“Kita akan memanjakan lidah masyarakat Kota Mojokerto dan sekitarnya dengan suguhan kuiner yang khas, nikmat, dan murah meriah. Meskipun dijual ala kaki lima, tapi rasa tak kalah dengan bintang lima,” kata Ani, Jumat (17/6/2022). 

Menurut Ani, festival ini selain untuk meramaikan HUT ke-104 Kota Mojokerto, juga mengenalkan produk UMKM mulai dari kuliner, fashion, produk kerajinan tangan, dan banyak lagi.

mojokertoaf9177d02056e1bc.jpg

Selain itu, puluhan penjual makanan tersbeut merupakan hasil inkubasi wirausaha yang diberikan pelatihan dan pendampingan oleh Pemerintah Kota Mojokerto selama ini.

“Kami memastikan produk UMKM di Kota Mojokerto ini ada. Nanti juga adakan demo masak dan membuat kue, sehingga masyarakat luas bisa ikut belajar,” kata Ani terkait festival kuliner

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengajak seluruh warga untuk turut memeriahkan festival. “Ayo ramai-ramai ajak teman dan keluarga datang ke Festival Kuliner Kota Mojokerto. Ini adalah pesta rakyat, dan akan banyak hiburan disana.”

Acara ini banyak melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah. Sejumlah hiburan yang memeriahkan festival, seperti pasar malam, pertunjukan akustik, pertunjukan layar tancap, pesta kembang api, bahkan acara Stasiun Dangdut dengan bintang tamu Tasya Rosmala di puncak kegiatan HUT ke-104 Mojokerto. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Jakarta

Tahun ini Kota Mojokerto genap berusia 104 tahun. Untuk merayakannya, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar berbagai kegiatan yang mulai digelar sejak 16 Juni hingga 2 Juli mendatang.

Adapun beberapa acara spesial tersebut dinilai mampu mengundang daya tarik masyarakat, tidak hanya dari Mojokerto melainkan juga sejumlah daerah lainnya.

Rangkaian acara dimulai pada Kamis (16/6) malam dengan sholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Setidaknya ada ribuan jemaah dari berbagai daerah membawa berbagai atribut khas penggemar Sholawat Habib Syech.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski sempat diguyur hujan sebelum acara berlangsung, antusias dari masyarakat tidak luntur untuk hadir dalam acara tersebut. Ditambah lagi gerimis yang turun pada tengah acara tidak membuat para jemaah merasa terusik, dan tetap melantunkan sholawat dengan khidmat.

BACA JUGA:   Xtra edukasi xl adalah

Acara selanjutnya adalah upacara Hari Jadi Kota Mojokerto ke-104 di Halaman Kantor Wali Kota. Upacara semakin spesial dengan penampilan sendratasik dengan judul ‘Tribuana Tungga Dewi Sang Penakluk dan Pemersatu Nusantara’.

Penampilan seni drama, tari, dan musik hari itu dipersembahkan oleh Sanggar Lokapala binaan Kukun Triyoga. Melalui gelaran seni tersebut, diharapkan menjadi pengingat terkait sejarah kebangkitan kerajaan Majapahit yang tentu dapat menjadi inspirasi dalam membangun Kota Mojokerto.

Pemkot Mojokerto juga mengadakan festival kuliner yang menyajikan beragam jenis makanan dan minuman, baik tradisional maupun modern. Acara tersebut digelar sejak 17-23 Juni di parkir Timur Sunrise Mall, Jalan Benteng Pancasila.

“Selain puluhan stand kuliner, festival juga terdapat panggung hiburan yang diramaikan oleh artis-artis kenamaan Jawa Timur. Juga terdapat layar tancap dan beragam wahana permainan khas pasar malam, seperti dermulen (bianglala), kora-kora, dan ombak banyu,” ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita dalam keterangan tertulis, Rabu (22/6/2022).

Terdekat, Pemkot Mojokerto akan menggelar Kirab Budaya Mojo Bangkit untuk mengilustrasikan bangkitnya masyarakat Kota Mojokerto baik secara fisik dan non fisik, dengan berlandaskan jargon ‘Spirit of Majapahit’.

Kirab akan digelar pada Sabtu (25/6) sejak pukul 13.00 WIB, dengan titik pemberangkatan dari Lapangan Surodinawan dan berakhir di Rumah Rakyat Kota Mojokerto.

Arak-arakan terdiri dari beragam penampilan tarian, musik, dan kostum tematik dari tiga era, yaitu Majapahit, Kadipaten Japan, serta penjajahan dan perjuangan kemerdekaan. Penampil dalam kirab tersebut adalah para siswa-siswi dan warga Kota Mojokerto.

Ning Ita pun mengajak seluruh warga untuk hadir menyaksikan parade budaya yang akhirnya bisa kembali digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto ini.

“Bagi seluruh warga Kota Mojokerto dan sekitarnya silahkan menonton, silahkan datang menyaksikan ‘Kirab Budaya Mojo Bangkit’, ajak seluruh keluarga, kita semarakan rangkaian Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto,” tutur Ning Ita.

Selain shalawat Bersama dan beragam gelaran terkait seni dan budaya, Pemkot Mojokerto juga mengadakan Gowes Bareng Bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta Wali kota Ika Puspitasari, pada hari Minggu (26/6) nanti.

Selain bersepeda bersama, kegiatan semakin meriah dengan puluhan hadiah doorprize menarik bagi para peserta. Door prize didapat berdasarkan hasil undian kupon yang dibagikan panitia secara gratis kepada peserta di lokasi start gowes, yaitu lapangan Raden Wijaya.

Pemkot Mojokerto juga akan menggelar seni pertunjukan wayang kulit pada Selasa (28/6) malam di lapangan Raden Wijaya, Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon. Dalam pergelaran tersebut, dalang Ki Cahyo Kuntadi akan mengangkat cerita ‘Lakon Srikandhi Kridho’ serta penampilan lawak dari Jo Klithik dan Jo Kluthuk serta sinden dari Hungaria, Agnes Serfozo.

BACA JUGA:   Tempat main anak artha gading

Sebagai penutupan Kota Mojokerto akan menjadi tuan rumah penutupan event nasional Muhibah Jalur Rempah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), tepatnya 2-3 Juli 2022.

Setelah menyusuri jalur rempah di Nusantara selama 32 hari mulai 1 Juni 2022 hingga 2 Juli 2022 mendatang, kapal KRI Dewa Ruci akan kembali berlabuh di Surabaya.

Para awak kapal, laskar rempah yang merupakan pemuda-pemudi dari 34 provinsi se-Indonesia, serta sejumlah pejabat kementerian dan pemda akan berkumpul dalam sebuah forum di Kota Mojokerto.

Sehingga dalam rangka menyambut hal tersebut, akan digelar beragam gelaran seni, budaya, fesyen, dan kuliner secara meriah dan menarik bagi masyarakat.

“Itu tadi sejumlah kegiatan utama yang digelar Pemkot Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto. Sejumlah agenda baru akan berlangsung beberapa hari ke depan. Jadi, masih ada kesempatan untuk ikut serta meramaikan perayaan Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto. Jangan lewatkan!” ungkap Ning Ita.

(ega/ega)

Mojokerto – Ribuan warga memadati Festival Kuliner dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Mojokerto resmi dibuka Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di Parkir Timur Sunrise Mall Kota Mojokerto, pada Jumat (17/5/2022) malam.

Festival yang menjajakan makanan minuman produk UMKM dan PKL Kota Mojokerto ini digelar selama tujuh hari berturut-turut, mulai tanggal 17 hingga 23 Juni 2022.

Tak kalah meriah, selain berbagai macam kuliner khas Kota Mojokerto, dalam Festival Kuliner tersebut juga dimeriahkan oleh sejumlah hiburan.

Mulai dari pasar malam, pertunjukan akustik, musik keroncong, layar tancap, pesta kembang api hingga Stasiun Dangdut dengan bintang tamu ternama Jawa Timur Tasya Rosmala, Usitalia dan Iva Berlian bersama Orkes Melayu Elsamba.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita mengatakan, malam ini Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Festival Kuliner dengan hiburan artis yang dinanti masyarakat kota Mojokerto.

Sebelumnya serangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Mojokerto juga melaksanakan Sholawat Nabi bersama Habib Syech di Lapangan Surodinawan.

”Guna memeriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto yang ke-104, selama 14 hari kedepan, masyarakat Mojokerto akan disuguhi berbagai hiburan yang sangat menarik, seperti orkes melayu, ludruk, wayang kulit, serta seni budaya lainnya,” ujarnya.

Masih kata Ning Ita, selain berbagai pertunjukkan seni budaya, Pemkot Mojokerto juga memberi kesempatan kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk datang di Sekarsari Corner dengan gratis, selama 14 hari kedepan.

 BACA JUGA:Bersama Baznas Dan Fkh Ub, Pemkot Mojokerto Pastikan Daging Kurban Aman Dikonsumsi

“Silahkan ajak anggota keluarga untuk menikmati wajah baru pemandian sekarsari corner. Kita gratiskan bagi warga Kota Mojokerto tercinta,” ucapnya.

BACA JUGA:   Cafe hits jogja sabin by. seken living

Sekarsari Corner nantinya akan dibuka sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, dan dilanjut pada pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB selama 14 hari.

“Silahkan dinikmati sebagai upaya, dimana kami ingin Kota Mojokerto, menjadi Kota bangkit dari pandemi Covid-19. Maka doa dan harapan kita, 104 Kota Mojokerto ‘bangkit, pesan, dan hebat’. Dirgahayu Kota Mojokerto, selamat menikmati,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan guna menarik animo pengunjung, Festival Kuliner ini akan berhias hiburan musik dengan panggung raksasa selama tujuh hari kedepan.

“Hari ini stasiun dangdut dengan bintang tamu Tasya Rosmala, besok tanggal 18 akan ada konser musik Kudamai dengan lagu hitsnya mendung tanpo udan. Setelah itu, tanggal 19 hingga 23 Juni akan ada pertunjukkan musik akustik, musik keroncong dan terakhir ditutup dengan hiburan musik dangdut dari PAMMI Kota Mojokerto,” ujarnya.

Sementara itu, pembukaan Festival Kuliner dengan hiburan Stasiun Dangdut ini mampu menyedot animo ribuan warga. Pengunjung terus berdatangan sejak open gate sekitar pukul 16.00 WIB.

Atmosfer kemeriahan semakin terasa saat pentas musik yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Ditambah lagi hadirnya artis regional Tasya Rosmala semakin menjadi magnet kuat warga untuk menikmati hiburan rakyat yang sudah dua tahun vakum total akibat pandemi Covid-19.

Tua muda, dewasa hingga anak-anak rela berdesak-desakan di depan panggung, hanya untuk menikmati hiburan musik dangdut khas rakyat Jawa Timur.

“Seru banget, sudah lama tidak ada acara pentas (dangdutan) kaya gini. Kami benar-benar terhibur, belum lagi banyak jajanan yang dijual di sini. Anak-anak saya suka sekali,” ucap Fepi Anggraini, warga asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Suasana semakin pecah, saat ibunya warga Kota Mojokerto Ning Ita hadir bersama suami Supriyadi Karima Saiful (SKS) yang juga Ketua Dekopinda Kota Mojokerto.

Bahkan, Pemimpin perempuan pertama Kota Mojokerto ini berswafoto atau berselfie dengan sejumlah warga usai menilik satu persatu booth kuliner. Sontak, warga pun berebut untuk mengabadikan moment tersebut.

Ning Ita pun diminta naik ke atas panggung, bernyanyi bersama Forkopimda dan suami untuk memberikan warna tersendiri bagi ribuan warganya yang terus larut dalam alunan musik dangdut.

Tampak hadir, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, Kepala BNNK AKBP Suharsi, Sekdakot Mojokerto Garuk Tri Prasetyo, Kepala OPD, dan puluhan tamu undangan dari stakeholder terkait

CM

Follow Berita Okezone di Google News

(FDA)

Also Read

Bagikan: