Kesamaan Budaya Indonesia dan Myanmar

Hairyanto Dongoran

Indonesia dan Myanmar memiliki kesamaan budaya yang erat karena pernah dijajah oleh bangsa asing. Meskipun terpisah oleh jarak dan bahasa yang berbeda, kedua negara memiliki banyak kesamaan di dalam budayanya.

Sejarah Penjajahan

Salah satu kesamaan paling penting antara Indonesia dan Myanmar adalah bahwa kedua negara pernah dijajah oleh bangsa asing. Indonesia dijajah selama 350 tahun oleh Belanda, sementara Myanmar dijajah oleh Inggris selama hampir satu abad. Penjajahan ini berdampak pada banyak aspek budaya di kedua negara, termasuk bahasa, adat istiadat, dan agama.

Keberagaman Suku dan Agama

Indonesia dan Myanmar juga memiliki keberagaman suku dan agama yang kaya. Di Indonesia, terdapat lebih dari 300 suku yang tersebar di berbagai wilayah. Sementara itu, Myanmar memiliki lebih dari 100 kelompok etnis yang berbeda dengan mayoritas penganut agama Buddha.

Meskipun ada perbedaan dalam kepercayaan agama dan budaya, kedua negara sama-sama memiliki toleransi yang tinggi terhadap keberagaman. Hal ini terlihat dari keragaman budaya yang tercermin dalam seni dan tradisi masyarakat mereka.

Makanan dan Minuman

Makanan dan minuman juga menjadi salah satu kesamaan antara Indonesia dan Myanmar. Kedua negara memiliki masakan yang kaya rempah dan bumbu. Di Indonesia, kita mengenal makanan khas seperti nasi goreng, sate, dan rendang. Sementara di Myanmar, terdapat makanan seperti mohinga (mi dengan sup ikan), onnokauswe (mi dengan kuah santan), dan thoke (sayur-sayuran dicampur dengan bahan lain).

Minuman khas kedua negara juga patut diacungi jempol. Indonesia punya kopi dan teh yang terkenal di seluruh dunia, sedangkan Myanmar memiliki minuman khas seperti teh laphet (teh dengan daun teh yang difermentasi) dan minuman berbasis jeruk nipis.

BACA JUGA:   Bangunan Cagar Budaya di Semarang

Kesenian dan Musik

Sama seperti dalam makanan dan minuman, Indonesia dan Myanmar memiliki kesamaan dalam seni dan musik. Di Indonesia, banyak terdapat kesenian tradisional seperti wayang kulit, tari jaipong, dan angklung. Sementara di Myanmar, kesenian seperti tari tradisional dan patung Buddha merupakan bagian dari kebudayaannya.

Dalam musik, keduanya juga memiliki kesamaan dengan menggunakan alat musik seperti gendang dan gambus.

Kesimpulan

Kesamaan budaya Indonesia dan Myanmar memperlihatkan bahwa meskipun terpisah jarak dan bahasa, kedua negara memiliki banyak kesamaan dalam budayanya. Sejarah penjajahan, keberagaman suku dan agama, makanan dan minuman, serta seni dan musik menjadi bukti bahwa kedua negara saling berhubungan dalam hal budaya. Kesamaan budaya ini penting untuk dilihat dan dihargai, karena akan membantu mempererat hubungan antara Indonesia dan Myanmar.

Also Read

Bagikan: